Pertemuan VIII Kelas XI.A6 (Bab III : Metode & Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik)
IDENTITAS
:
1. Nama Guru : Amelia Agestin, S.Pd.,
2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila (Pkn)
3. Kelas : XI.A6
4. Pertemuan : 8
MATERI : Metode & Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik
CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :
- Peserta didik mampu membangun dan memahami konsep harmoni dalam keberagaman serta mengidentifikasi potensi & peran strategi dari konflik dalam masyarakat
TUJUAN
PEMBELAJARAN :
- Peserta didik mampu menganalisis konsep harmoni dalam keberagaman masyarakat beserta potensi konflik yang ditimbulkan
-
Peserta didik mampu menunjukkan peran aktif dalam menyelesaikan konflik yang
terjadi di masyarakat
METODE PEMBELAJARAN :
- Diskusi/Tanya Jawab
- Studi Kasus
- Problem Based Learning
-
Project Based Learning
Assalamualaikum
Wr.Wb. Apa kabarnya anak – anak Ibu Sayang Kelas XI hari ini? Semoga semuanya
hari ini dalam keadaan bahagia, sehat dan semangat mengikuti kegiatan
pembelajaran pada hari ini, sudah siap belajar semuanya? Tidak terasa sebentar
lagi kalian akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Semangat selalu dalam
mempersiapkan semuanya ya nak, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal Amiin
Yarabbalamin.. Hari ini kita akan menbahas kembali materi kita terkait (Metode
& Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik). Bagaimana bentuk peran aktifmu
dalam menyelesaikan konflik. Apakah semua konflik akan berujung pada kekerasan?
Jelaskan alasanmu!
A.
Metode Penyelesaian Konflik
Beberapa
metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik sosial di masyarakat,
yaitu diantaranya :
a.
Mediasi
Menurut
Kamus Sosiologi (Haryanta, 2012), mediasi/mediation merupakan suatu upaya
penyelesaian konflik oleh pihak ketiga,, tetapi tidak diberikan keputusan yang
bersifat mengikat. Pihak ketiga sifatnya tidak memihak salah 1 pihak yang
berkonflik, tetapi mencoba mempertemukan & mendamaikan kedua belah pihak yang
berkonflik.
Sebagai contoh, 2 perusahaan start-up
di Indonesia bersengketa karena dugaan pelanggaran kontrak kerja sama. Mereka
memilih menggunakan jasa mediator dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)
untuk bertemu, berdiskusi, dan pada akhirnya mencapai kesepakatan damai tanpa harus
ke pengadilan. Mediator membantu kedua belah pihak memperjelas masalah,
menyarankan opsi penyelesaian, dan memfasilitasi kesepakatan.
b.
Negosiasi
Negosiasi
merupakan suatu interaksi sosial antara pihak – pihak yang terlibat untuk
saling menyelesaikan perbedaan agar mencapai kata sepakat. Dalam proses ini,
kedua pihak yang berkonflik melakukan pembicaraan dalam bentuk tawar – menawar mengenai
syarat – syarat untuk mengakhiri konflik.
Sebagai
contoh, 2
siswa di sekolah berselisih paham soal
penggunaan laboratorium komputer. Mereka duduk bersama dengan guru pembimbing
untuk membicarakan jadwal pemakaian, masing - masing mengajukan argumen, lalu
sepakat membagi jam penggunaan secara adil dan rata. Negosiasi sering terjadi
dalam kehidupan sehari - hari karena fleksibel dan dapat diatur secara langsung.
c.
Arbitrase
Arbitrase
merupakan suatu upaya menyelesakan
konflik yang dilakukan melalui pihak ketiga dengan memberikan keputusan yang
harus ditaati & diterima oleh kedua belah pihak yang sedang berkonflik.
Pihak ketiga ini dipilih oleh kedua belah pihak atau badan yang berwenang.
Sebuah kontraktor konstruksi &
kliennya berselisih soal kualitas pembangunan gedung. Mereka sepakat
menggunakan sistem arbitrase dari lembaga seperti BANI/lembaga
internasional untuk industri konstruksi. Seorang Arbiter memeriksa
bukti, mendengar argumen, lalu memberikan putusan yang wajib dipatuhi (mirip di
pengadilan tetapi lebih cepat & privat).
d.
Konsiliasi
Menurut
Kamus Sosiologi (Haryanta, 2012), konsiliasi merupakan suatu usaha untuk mengendalikan konflik
dengan menggunakan lembaga – lembaga tertentu agar pihak yang berkonflik dapat
berdiskusi mengenai persoalan yang dipertentangkan.
Konflik antara komunitas warga &
pengelola apartemen soal kebijakan parkir. Mereka bersama - sama dipimpin oleh
tokoh masyarakat (konsiliator) yang membantu pihak - pihak yang memahami posisi
masing - masing serta merumuskan rekomendasi penyelesaian terhadap konflik tersebut.
Konsiliator tidak memutuskan siapa yang menang, tetapi
membantu membuka dialog dan mencarikan titik tengah/temu.
B. Gagasan Solutif Dalam Penyelesaian
Konflik
Warga negara yang baik akan selalu
berperan aktif dalam penyelesaian konflik di lingkungan masyarakat. Bentuk
peran aktif tersebut tidak harus terlibat langsung dalam proses penyelesaian
konflik. Namun, dapat melalui gagasan solutif yang menginspirasi seseorang atau
kelompok masyarakat untuk mengakhiri konflik yang terjadi. Adapun gagasan
solutif yang dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan konflik secara adil dan
menyeluruh, yaitu diantaranya sebagai berikut :
a. Menghormati Keberagaman Sebagai
Kekayaan Bangsa Indonesia
Keberagaman yang dimilikki bangsa
Indonesia merupakan kekayaan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tidak
semua negara di dunia ini memilikki kekayaan yang sama dengan bangsa kita. Oleh
karena itu, kita wajib menjaga kekayaan ini dengan menghormati keberagaman
masyarakat dan menghindari konflik yang bersifat destruktif.
b. Mengakui Persamaan Derajat &
Menjauhi Sikap Diskriminasi
Bangsa Indonesia memilikki derajat yang
sama di depan hukum. Konsekuensinya, kita tidak boleh merendahkan derajat dan martabat orang lain.
Karena sikap tersebut hanya akan mendatangkan konflik yang dapat memecah belah
persatuan bangsa. Di samping itu, dengan adanya pengakuan persamaan derajat
manusia maka sikap diskriminasi harus dilenyapkan dari republik ini. Sikap
tersebut sangat tidak sesuai dengan nilai Pancasila, yaitu kemanusiaan yang
adil dan beradab.
c. Menjaga Keseimbangan Antara Hak &
Kewajiban
Hak & kewajiban merupakan 2 elemen
yang saling melengkapi. Keduanya harus dilaksanakan secara seimbang agar
tercipta keselarasan hidup. Selain itu, dengan menjaga keseimbangan antara hak
dan kewajiban juga dapat menghindarkan masyarakat dari konflik sosial.
Mengingat konflik berpotensi terjadi jika hak masyarakat tidak dipenuhi setelah
mereka melaksanakan kewajibannya.
(Kerjakan
Tugas Berikut di App Microsoft Word, sertakan (Nama-Kelas-Mata Pelajaran) kirimkan
paling lambat pukul 15:30 WIB)
1.
Carilah
(minimal 2) artikel/berita terbaru terkait konflik yang terjadi ditengah
masyarakat beserta penyelesaian solusi yang dianggap efektif terhadap konflik
tersebut. Uraikan menurut pendapat/pemahamanmu. Penyelesaian konflik tersebut
bisa menggunakan beberapa metode dibawah ini (Silahkan pilih minimal 1)
a.
Mediasi
b.
Negosiasi
c.
Arbitrase
d. Konsiliasi
Demikian
pertemuan kita pada hari ini, terkait pembahasan mengenai materi kita terkait (Metode
& Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik). Semoga kalian bisa menjawab soal -
soal yang ibu berikan dengan sebaik mungkin dan mendapatkan hasil yang
memuaskan. Kita akan kembali melanjutkan materi kita pada pertemuan
selanjutnya. Silahkan kerjakan kembali dirumah latihan soal yang telah ibu
berikan ya nak, untuk pemahaman mendalam kalian terkait materi.
Semangat
Puasanya anak – anak pinter ibuu..
Wassalamualaikum
Wr. Wb.

Komentar
Posting Komentar