Pertemuan VII Kelas XI.S1 (Bab III : Metode & Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik)

 IDENTITAS :



1. Nama Guru : Amelia Agestin, S.Pd.,

2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila (Pkn)

3. Kelas : XI.S1

4. Pertemuan : 7

MATERI : Harmoni Dalam Keberagaman (Metode & Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik)

CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :

- Peserta didik mampu membangun dan memahami konsep harmoni dalam keberagaman serta mengidentifikasi potensi & peran strategi dari konflik dalam masyarakat

TUJUAN PEMBELAJARAN :

- Peserta didik mampu menganalisis konsep harmoni dalam keberagaman masyarakat beserta potensi konflik yang ditimbulkan

- Peserta didik mampu menunjukkan peran aktif dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat

METODE PEMBELAJARAN :

- Diskusi/Tanya Jawab

- Studi Kasus

- Problem Based Learning

- Project Based Learning


PENGEMBANGAN MATERI :

Assalamualaikum Wr.Wb. Apa kabarnya anak – anak Ibu Sayang Kelas XI ? Semoga semuanya hari ini dalam keadaan bahagia, sehat dan semangat mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari ini, sudah siap belajar semuanya ? Sudah mengerjakan tugas minggu lalu yang ibu berikan, karena tugas tersebut merupakan bahan materi belajar kita di pertemuan kali ini. Pada pertemuan kali ini, kita akan membahas Bab 3 dengan materi terkait (Harmoni Dalam Keberagaman, Memahami Metode & Peran Serta Warga Negara Dalam Penyelesaian Konflik). Menurut Pendapatmu, Bagaimana Cara Yang Efektif Untuk Menyelesaikan Suatu Konflik Di Tengah Masyarakat ?

A. Pengertian Konflik

Konflik adalah benturan kepentingan, nilai, pendapat, atau tujuan antara individu maupun kelompok yang dapat menimbulkan ketegangan dan perpecahan dalam masyarakat. Konflik dapat terjadi karena :

-          Perbedaan pendapat

-          Perbedaan kepentingan

-          Perbedaan latar belakang (agama, suku, budaya)

-          Ketidakadilan sosial

-          Kurangnya komunikasi

B. Jenis - Jenis Konflik

1. Konflik Individu : Terjadi antarindividu, misalnya perbedaan pendapat antarwarga

2. Konflik Kelompok : Terjadi antar kelompok masyarakat, organisasi, atau komunitas

3. Konflik Sosial : Berkaitan dengan kepentingan sosial, ekonomi, atau budaya

3. Konflik Horizontal : Terjadi antarwarga atau kelompok setara dalam masyarakat

4. Konflik Vertikal : Terjadi antara masyarakat dengan pemerintah atau pihak berwenang

C. Metode Penyelesaian Konflik

Penyelesaian konflik harus dilakukan secara damai, adil, dan sesuai nilai Pancasila. Berikut beberapa metode penyelesaian konflik :

1. Musyawarah

Dilakukan melalui dialog dan diskusi

Mengutamakan mufakat

- Menghargai pendapat semua pihak

2. Mediasi

Menghadirkan pihak ketiga yang netral

Membantu mencari solusi Bersama

Tidak memihak salah satu pihak

3. Negosiasi

- Penyelesaian konflik melalui perundingan langsung

- Kedua pihak saling mengalah demi kesepakatan

4. Konsiliasi

Penyelesaian konflik melalui lembaga atau badan tertentu

Bertujuan menciptakan kesepakatan yang adil

5. Ajudikasi (Jalur Hukum)

- Penyelesaian konflik melalui pengadilan

- Digunakan jika konflik tidak dapat diselesaikan secara damai

D. Peran Serta Warga Negara dalam Penyelesaian Konflik

Warga negara memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik. Peran tersebut antara lain:

1. Menjunjung Tinggi Toleransi

- Menghargai perbedaan suku, agama, dan budaya

- Tidak memaksakan kehendak

2. Mengutamakan Dialog dan Musyawarah

- Menyelesaikan masalah dengan komunikasi

- Menghindari kekerasan

3. Menaati Hukum dan Norma Sosial

- Tidak main hakim sendiri

- Menyelesaikan masalah sesuai aturan

4. Berperilaku Adil dan Objektif

- Tidak menyebarkan hoaks atau provokasi

- Menjaga sikap netral

5. Berpartisipasi Aktif dalam Kehidupan Sosial

- Ikut menjaga keamanan dan ketertiban

- Berperan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan

E. Peran Nilai Pancasila dalam Penyelesaian Konflik

Penyelesaian konflik harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila:

-          Sila ke-2: Menghormati martabat manusia

-          Sila ke-3: Mengutamakan persatuan

-          Sila ke-4: Mengedepankan musyawarah

-          Sila ke-5: Mewujudkan keadilan sosial

F. Dampak Positif Penyelesaian Konflik Secara Damai

- Terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa

- Terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis

- Meningkatkan kepercayaan antarwarga

- Menghindari kekerasan dan perpecahan

G. Contoh Sikap Nyata di Lingkungan Sekolah

- Menyelesaikan perbedaan pendapat melalui diskusi kelas

- Tidak membully atau memprovokasi teman

- Menghargai pendapat orang lain

- Melaporkan masalah kepada guru secara bijak


LATIHAN SOAL :

1. Di sebuah lingkungan masyarakat terjadi konflik antarwarga akibat perbedaan pendapat mengenai penggunaan fasilitas umum. Konflik tersebut mulai memicu saling menyalahkan dan penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial. Sebagai seorang warga negara yang berlandaskan nilai - nilai Pancasila, jelaskan langkah - langkah penyelesaian konflik yang tepat serta peran yang dapat Anda lakukan untuk mencegah konflik tersebut berkembang menjadi perpecahan sosial ?


Demikian pertemuan pertama kita pada hari ini, terkait pembahasan mengenai harmoni dalam keberagaman. Kita akan kembali melanjutkan materi kita pada pertemuan selanjutnya. Silahkan kerjakan tugas yang telah ibu berikan ya nak, untuk pemahaman mendalam kalian terkait materi, minggu depan akan kita bahas bersama – sama. Terimakasih anak – anak Ibu Kelas XI, semoga dapat memahami materi ini dengan baik, sampai jumpa di pertemuan selanjutnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan II Kelas XII.A2//A1//A4 (Bab I : Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)

Pertemuan II Kelas XII.A3 (Bab I "Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)

Pertemuan II Kelas XII.A6 (Bab I : Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)