Pertemuan Ke 17 Pendidikan Pancasila (PKN)/Kelas XI
IDENTITAS
:
1. Nama
Guru : Amelia Agestin, S.Pd.,
2. Mata
Pelajaran : Pendidikan Pancasila (Pkn)
3. Kelas : XI/4/9/Ganjil
4. Pertemuan : 17
MATERI
:
1.
Bhinneka Tunggal Ika & Penyelesaian Konflik Di Indonesia (Kehidupan
Masyarakat Indonesia Yang Rawan Konflik, Penyebab & Solusi Penyelesaiannya)
2.
Kisi - Kisi & Evaluasi Pembelajaran Bab 1 & 2 (Semester Ganjil)
CAPAIAN
PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :
1.
Peserta didik mampu menganalisis
kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka; serta peluang dan tantangan
penerapan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global; peserta didik mampu menerapkan
nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari - hari.
2.
Peserta didik mampu menganalisis produk
perundang - undangan dan mengevaluasi ketidaksesuaian antar produk perundang -
undangan; serta peserta didik mampu mempraktikkan sikap dan perilaku dalam
menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.
Peserta didik mampu menganalisis potensi konflik dan memberi solusi di tengah
keberagaman dalam masyarakat, serta peserta didik berperan dapat aktif
mempromosikan Bhinneka Tunggal Ika.
TUJUAN
PEMBELAJARAN :
- Menganalisis
kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara.
- Menganalisis
peluang dan tantangan penerapan
nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global
-
Mengidentifikasi hierarki/susunan peraturan perundang -
undangan di Indonesia.
-
Menganalisis tahapan pembuatan produk perundang –
undangan serta memahami proses pengajuan materi dalam produk
perundang – undangan.
- Menganalisis potensi – potensi konflik di Indonesia serta
mampu berperan aktif dalam mempromosikan Bhinneka Tunggal Ika
METODE
PEMBELAJARAN :
-
Ceramah
-
Diskusi
-
Pembelajaran Berbasis Inkuiri (Inquiry Based Learning)
PENGEMBANGAN
MATERI :
Assalamualaikum
Wr.Wb. Bagaimana kabarnya hari ini anak – anak Ibu Kelas XI, semoga
semuanya dalam keadaan bahagia dan sehat selalu, hari ini kita akan masuk dalam
pembahasan materi terakhir kita di semester ini Tentang Partisipasi
Mempromosika Bhinneka Tunggal Ika serta Evaluasi Terkait Materi yang selama
(Semester Ganjil/I) ini sudah kita pelajari, apakah kalian sudah memahami
materi yang telah ibu berikan sejauh berlangsungnya pembelajaran ini ?
Sejarah
Bhineka Tunggal Ika bermula pada Abad ke -14 Masehi di pulau Jawa. Semboyan
Bhinneka Tunggal Ika pertama kali ditemukan dalam prasasti Tugu yang ditemukan
di desa Ciaruteun Ilir, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Prasasti ini
berasal dari masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit pada Tahun
1356 Masehi. Prasasti Tugu menyampaikan pesan tentang persatuan dan kerukunan
di tengah perbedaan dalam beragama. Prasasti ini berisi kutipan dari Kitab
Sutasoma, salah satu karya sastra dari pengarang Jawa Kuno, Mpu Tantular.
Kutipan tersebut berbunyi “Wan wengi, windu sinunggal, winuwus bhinneka tunggal
ika” yang berarti “Walaupun berbeda - beda, dalam perbedaan itu tetap ada
kesatuan”.
Pada
saat itu, pesan Bhinneka Tunggal Ika dalam prasasti Tugu menegaskan pentingnya
toleransi dan persatuan di antara berbagai kepercayaan dan keyakinan yang ada
di Nusantara. Semboyan ini menggarisbawahi nilai - nilai pluralisme dan
harmoni dalam kehidupan beragama. Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945,
Bhinneka Tunggal Ika diadopsi sebagai semboyan nasional. Pada 18 Agustus 1950,
semboyan ini secara resmi dijadikan semboyan negara dan dituangkan dalam Pasal
36A Undang - Undang Dasar 1945. Bhinneka Tunggal Ika menjadi prinsip yang
melandasi kerukunan dan persatuan di Indonesia, menghargai keberagaman suku,
agama, ras, dan budaya sebagai sumber kekayaan bangsa.
Berikut
Arti Serta Makna Dari Bhinneka Tunggal Ika, Yaitu :
1.
Keberagaman yang bersatu
Bhinneka
Tunggal Ika menggambarkan konsep bahwa meskipun Indonesia terdiri dari beragam
suku, agama, ras, dan budaya, bangsa Indonesia tetap menjadi satu kesatuan yang
tidak terpisahkan. Keberagaman tersebut diakui, dihargai, dan disatukan dalam
semangat persatuan.
2.
Toleransi & saling menghormati
Semboyan
Bhinneka Tunggal Ika ini mengajarkan pentingnya nilai - nilai toleransi, saling
menghormati, dan hidup berdampingan dalam harmoni di tengah perbedaan.
Masyarakat Indonesia diharapkan mampu menghormati hak - hak orang lain dalam
beragama, berkeyakinan, dan berbudaya.
3.
Persatuan dalam perbedaan
Bhinneka
Tunggal Ika mengajarkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam suku, agama,
dan budaya, persatuan dan persaudaraan harus dijaga. Semua warga negara
Indonesia memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama dalam mencapai kemajuan
bersama dan membangun bangsa yang kuat.
4.
Kekayaan budaya & keunikan
Bhinneka
Tunggal Ika juga mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang terdiri dari
berbagai tradisi, bahasa, kesenian, dan adat istiadat yang berbeda. Semua
kekayaan budaya ini merupakan warisan yang harus dijaga dan dipertahankan
sebagai identitas bangsa.
Fungsi
Adanya Bhinneka Tunggal Ika Di Tengah Masyarakat Indonesia, Yaitu :
1.
Mempertahankan kerukunan sosial
Bhinneka
Tunggal Ika menjadi landasan dalam menjaga kerukunan sosial di Indonesia.
Semboyan ini mengajarkan nilai - nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup
berdampingan dalam harmoni di tengah perbedaan suku, agama, ras, dan budaya.
2.
Menghormati perbedaan
Bhinneka
Tunggal Ika mendorong masyarakat Indonesia untuk menghormati perbedaan dalam
suku, agama, ras, dan budaya. Semboyan ini mengajarkan pentingnya mengakui dan
menghargai hak - hak individu dan kelompok untuk menjalankan kepercayaan dan
budaya mereka sendiri.
3.
Membangun persatuan
Bhinneka
Tunggal Ika menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan. Semboyan ini
mengajarkan bahwa meskipun berbeda - beda, bangsa Indonesia tetap satu kesatuan
yang tidak terpisahkan. Fungsi semboyan ini adalah memperkuat ikatan
persaudaraan dan kerja sama antarwarga negara dalam mencapai kemajuan bersama.
4.
Menghargai keanekaragaman budaya
Bhinneka
Tunggal Ika mempromosikan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya di
Indonesia. Semboyan ini mengajarkan pentingnya menjaga dan memelihara warisan
budaya yang beragam sebagai identitas bangsa yang kaya dan berwarna.
5.
Memperkuat identitas nasional
Bhinneka
Tunggal Ika menjadi simbol dari keberagaman dan persatuan dalam bingkai
kehidupan nasional Indonesia. Semboyan ini memperkuat identitas nasional
sebagai bangsa yang beragam namun tetap bersatu dalam semangat persatuan,
kesetaraan, dan keadilan.
Cara
Mempromosikan Bhinneka Tunggal Ika, Yaitu Diantaranya :
1.
Memberikan pemahaman kepada masyarakat
2.
Menggelar kegiatan untuk memperkuat solidaritas
3.
Toleransi dan saling menghormati
4.
Menjunjung Pancasila dan identitas bangsa
5.
Mengintegrasikan keberagaman dalam Kurikulum Pendidikan
Lingkup
Materi Ujian Semester Ganjil :
1)
Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Di Tengah Kehidupan Global
2)
Pancasila Sebagai Arah Pandangan Hidup Bangsa
3)
Penerapan Nilai – Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Global Berbangsa &
Bernegara
4)
Sistem Hukum & Peraturan Perundang – Undangan Di Indonesia
5)
Makna/Hierarki/Susunan/Stakeholder Yang Menetapkan Peraturan Perundang -
Undangan
6)
Mencermati Produk Perundang – Undangan Yang Sesuai Bagi Masyarakat & Proses
Terbentuknya Hukum/Peraturan Perundang - Undangan
7)
Membangun Perilaku Sadar & Taat Hukum Di Dalam Segi Kehidupan Berbangsa
Bernegara Untuk Membangun Sistem Hukum NKRI
Pembahasan
& Latihan :
A.
Siswa dapat menjelaskan pengertian dan sejarah dari Pancasila.
Contoh
Soal :
1.
Pancasila digunakan
sebagai tolak ukur dari pemikiran bangsa Indonesia sehingga dijadikan sebagai
dasar negara Indonesia, yang dimaksud dengan Pancasila sebagai dasar negara?
a.
Landasan
hukum
b.
Sistem
pemerintahan
c.
Sumber daya
alam
d. Ideologi
bangsa
e.
Kriteria pemilihan
umum
B. Siswa
dapat mendemostrasikan penerapan nilai - nilai pancasila dalam kehidupan sehari
– hari.
Contoh
Soal :
1. Dalam
konteks kehidupan sehari-hari yang dilakukan sesame warga Masyarakat di
Indonesia dengan cara menerapkan nilai Pancasila melalui?
a.
Memperkuat egoisme
b.
Meninggalkan tradisi
c.
Menghormati perbedaan
d.
Menolak dialog
e.
Mengisolasi diri
C. Siswa
dapat mendeskripsikan pengaruh sejarah bangsa terhadap pembentukan Pancasila.
Contoh
Soal :
1.
Dalam Sejarah terbentuknya Pancasila dilihat dari beberapa aspek yang diambil
dari?
a.
Kitab suci
b.
Tradisi lokal
c.
Pancasila yang ditulis di atas kertas
d.
Pemikiran para pendiri bangsa
e.
Undang - Undang luar negeri
D.
Siswa dapat mengkaji pengaruh globalisasi terhadap implementasi nilai - nilai
Pancasila.
Contoh
Soal :
1.
Sebagai warga negara Indonesia hal apa yang sebaiknya kita menyikapi
perkembangan teknologi saat ini ?
a.
Menerapkan langsung
b.
Mencobanya
c.
Membiarkan saja
d.
Menerima semua
e.
Menelaah
E.
Siswa dapat mengevaluasi upaya pemerintah dalam menjaga relevansi Pancasila di
era modern saat ini ?
Contoh
Soal :
1.
Mengapa penting untuk menerapkan nilai - nilai Pancasila di lingkungan
pendidikan ?
a.
Untuk menciptakan persaingan
b.
Agar siswa memahami identitas nasional
c.
Untuk memisahkan pendidikan dari moral
d.
Menghindari pembelajaran kolaboratif
e.
Mengabaikan nilai sosial
Beberapa
cara yang bisa diterapkan dalam mengerjakan soal berbentuk pilihan ganda
:
1.
Baca dengan teliti
Pastikan
kamu membaca soal secara menyeluruh dan memahami semua informasi di dalam soal.
Perhatikan secara teliti dan detail.
2.
Eliminasi pilihan jawaban yang tidak masuk akal
Jika
kamu tidak yakin, coret pilihan yang jelas - jelas salah atau tidak mungkin
menjadi jawaban benar. Gunakan logikamu dalam memahami soal dan jawaban
yang benar, untuk mengembangkan jawaban dan pastikan jawaban kamu tetap
menyambung dengan pertanyaan.
3.
Manajemen kelola waktu dengan baik
Mulailah
dengan menjawab soal yang mudah dan kamu kuasai, lalu lanjutkan dengan soal
yang lebih rumit. Pergunakan waktu sebaik mungkin ketika menjawab soal – soal
yang kamu rasa sulit mencari jawabannya.
Demikian
pembelajaran di pertemuan terakhir kita hari ini di (Semester Ganjil) Tahun
Ajaran 2024/2025 anak – anakku sekalian, kalian bisa berlatih mengerjakan soal
yang ibu berikan di atas, semoga kalian dapat memahami pembelajaran dengan baik
dan dapat mengerjakan soal PAS nantinya dengan fokus & teliti. Sehingga
mendapatkan hasil atau nilai yang terbaik, Amiin Yarabbalamin.. Sampai jumpa di
Semester Genap dengan materi pembelajaran yang baru dan lebih menarik bersama
ibu, sukses selalu sholeh & sholehah ibu amel sayang. Goodluck..
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar