Pertemuan Ke 2 Pendidikan Pancasila (PKN)/Kelas X
IDENTITAS :
1. Nama Guru : Amelia
Agestin, S.Pd.,
2. Mata Pelajaran :
Pendidikan Pancasila (Pkn)
3. Kelas : X.5/Ganjil
4. Pertemuan : 2
MATERI : Pancasila
Sebagai Alat Pemersatu Bangsa
CAPAIAN
PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :
Peserta didik mampu menganalisis
cara pandang para pendiri negara tentang rumusan Pancasila sebagai dasar
negara; Peserta didik mampu menganalisis fungsi dan kedudukan Pancasila sebagai
dasar negara, ideologi negara, dan identitas nasional; peserta didik mengenali
dan menggunakan produk dalam negeri sekaligus mempromosikan budaya lokal dan
nasional.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
- Menganalisis cara pandang Pendiri
Bangsa tentang rumusan Pancasila.
- Menganalisis fungsi dan kedudukan
Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan identitas nasional.
METODE
PEMBELAJARAN :
-
Ceramah
-
Diskusi/Presentasi Kelompok
-
Pembelajaran Berbasis Cerita/Kisah/Contoh Peristiwa
PENGEMBANGAN
MATERI :
Assalamualaikum Wr.Wb.
Bagaimana kabarnya hari ini anak – anak Ibu Kelas X.5, semoga semuanya dalam keadaan Bahagia dan sehat selalu, hari ini kita akan membahas materi mengenai pancasila sebagai alat pemersatu bangsa.
Badan Penyelidik Usaha -
Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (PPKI) didirikan oleh Koloni Jepang. Kedua badan ini masing - masing
diresmikan pada 29 April 1945 dan tanggal 12 Agustus 1945. BPUPKI dibentuk
dengan tujuan untuk melakukan penyelidikan dan persiapan dalam rangka
mendapatkan pendapat dan usulan dari rakyat Indonesia terkait perumusan
kemerdekaan. Sedangkan, PPKI memiliki tujuan utama
yakni mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan rencana
kemerdekaan Indonesia, termasuk penetapan dasar negara, pembentukan lembaga
negara, dan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan.
Sidang pertama BPUPKI
(Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang
berlangsung sejak 29 Mei sampai 01 Juni 1945 merupakan forum bagi para pendiri
bangsa untuk mendiskusikan apa yang menjadi dasar bagi Indonesia yang akan
merdeka. Pada pembukaan sidang pertama BPUPKI muncul pertanyaan tentang “Apa
dasar negara Indonesia yang akan kita bentuk?” yang dalam hal ini dikemukakan
oleh beberapa tokoh bangsa, diantaranya yaitu :
1. Mohammad Yamin
2. R.A.A Wiranatakoesoema
3. K.R.M.T.H.
Woerjaningrat
4. Soesanto Tirtoprodjo
5. A.M Dasaad
6. Moh. Hatta
7. R. Abdoelrahim
Pratalykrama
8. Soepomo
9. Ki Bagoes Hadikoesoemo
Setiap anggota tersebut
mengemukakan pandangannya terkait dasar negara yang tepat digunakan bangsa
Indonesia. Namun, sejarah mencatat bahwa satu-satunya anggota yang menjawab
secara utuh dan komprehensif pertanyaan Ketua BPUPKI yaitu dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
tentang dasar negara Indonesia versi Ir. Soekarno. Berdasarkan pidatonya pada 1
Juni 1945, Ir. Soekarno mengemukakan bahwa filosofische
grondslag atau pemikiran yang akan menjadi dasar bagi negara Indonesia
merdeka harus bersifat kuat dan mencerminkan nilai - nilai yang paling
mendasar, hakiki, dan penting untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara
yang didirikan. Diantaranya dikemukakan Ir. Soekarno sebagai
berikut yaitu :
a. Kebangsaan
b.
Perikemanusiaan/Internasionalisme
c. Mufakat &
Permusyawaratan/Perwakilan (Demokrasi)
d. Kesejahteraan Sosial
e. KeTuhanan
Sedangkan dari usulan
beberapa anggota dalam sidang BPUPKI, ada beberapa usulan yang dijadikan
pertimbangan, diantaranya sebagai berikut :
Mohammad Yamin :
a. Ketuhanan Yang Maha
Esa
b. Kebangsaan Persatuan
Indonesia
c. Rasa Kemanusiaan Yang
Adil &
Beradab
Soepomo :
a. Persatuan
b. Kekeluargaan
c. Keseimbangan Lahir
Batin
d. Musyawarah
e. Keadilan Rakyat
Gagasan Ir. Soekarno
tentang 5 dasar negara Indonesia yang akan merdeka tersebut diberi nama Pancasila.
Dalam Pidato pada 1 Juni 1945, kata Pancasila berasal
dari gabungan 2 suku kata yang berasal dari Bahasa Sanskerta, yaitu Panca yang
berarti Lima dan Sila yang
berarti Dasar. Sebelum menyelesaikan pidatonya, Ir. Soekarno
menyatakan bahwa jangan berfikir dengan tercapainya kemerdekaan maka perjuangan
bangsa Indonesia telah mencapai tujuannya. Kemerdekaan bukanlah akhir dari
perjuangan bangsa Indonesia melainkan bangsa Indonesia haruslah mewujudkan cita
- citanya pada masa kemerdekaan.
Contoh Soal &
Pembahasan :
Soal :
Berikut adalah para tokoh
yang mengemukakan dasar negara Indonesia, kecuali ?
A. Ir. Soekarno
B. Mr. Soepomo
C. Ki Hajar Dewantara
D. Mohammad Yamin
E. Jawaban A, B, D benar
Pembahasan :
Tokoh bangsa yang
mengemukakan dasar negara pada sidang BPUPKI adalah, Ir. Soekarno, Mr. Soepomo
& Mohammad Yamin. Maka, jawaban yang bukan merupakan tokoh bangsa yang
mengemukakan dasar negara adalah C. Ki Hajar Dewantara.
Latihan Soal :
Kerjakan Soal Berikut
Dengan Benar!
1. Siapa ketua dari Badan
Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUKI ?
A. Mohammad Hatta
B. Ir. Soekarno
C. Mr. AG. Pringgodigdo
D. Dr. Radjiman
Widyodiningrat
E. R. Abdoelrahim
Pratalykrama
KESIMPULAN :
Pancasila adalah
seperangkat nilai yang terangkai secara holistik menjadi
gagasan dasar tentang konsep dan prinsip yang menjadi arah pandangan hidup
masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Nilai - nilai Pancasila dimuat dalam
semua konstitusi yang pernah berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rumusan dasar negara yaitu Pancasila dirumuskan oleh anggota yang tergabung
dalam BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia) yang berlangsung sejak 29 Mei sampai 01 Juni 1945. Persidangan itu
mendiskusikan & merumuskan mengenai apa yang akan menjadi dasar negara
Republik Indonesia, dalam forum tersebut akhirnya diputuskan kesepakatan 3
dasar negar yang menjadi acuan pembentukkan dasar negara Republik Indonesia.
Yaitu usulan dasar negara dari, Ir. Soekarno, Mohammad Yamin.
Sampai pada akhirnya,
dipilihlah gagasan dari Ir. Soekarno tentang 5 dasar negara Indonesia yang akan
merdeka tersebut diberi yang diberi nama Pancasila.
Kata Pancasila berasal dari gabungan 2 suku kata yang
berasal dari Bahasa Sanskerta, yaitu Panca yang
berarti Lima dan Sila yang
berarti Dasar. Pancasila saat ini merupakan filosofi
kehidupan berbangsa dan bernegara yang digunakan di dalam aspek kehidupan NKRI.
Yang saat ini juga dikenal saat sebagai dasar negara.
Demikian materi kita hari
ini tentang Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa, terimakasih anak – anak
Ibu Kelas X.5, semoga dapat memahami materi dengan baik, sampai jumpa di
pertemuan selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar