Pertemuan Ke 2 Pendidikan Pancasila (PKN)/Kelas XI
IDENTITAS :
1. Nama Guru : Amelia
Agestin, S.Pd.,
2. Mata Pelajaran :
Pendidikan Pancasila (Pkn)
3. Kelas : XI/4/9/Ganjil
4. Pertemuan : 2
MATERI : Pancasila
Sebagai Ideologi Terbuka Di Tengah Kehidupan Global
CAPAIAN
PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :
Peserta didik
mampu menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka; serta peluang
dan tantangan penerapan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global; peserta
didik mampu menerapkan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari - hari.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
-
Mendeskripsikan
rumusan dan keterkaitan sila - sila dalam Pancasila.
- Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai
ideologi
negara.
- Menganalisis peluang dan tantangan penerapan
nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global.
- Membiasakan perilaku yang sesuai dengan nilai
- nilai Pancasila sebagai identitas nasional dalam kehidupan sehari - hari.
METODE
PEMBELAJARAN :
-
Ceramah
-
Diskusi/Presentasi Kelompok
-
Pembelajaran Berbasis Cerita/Kisah/Contoh Peristiwa
PENGEMBANGAN
MATERI :
Bagaimana kabarnya hari ini anak – anak Ibu Kelas XI, semoga semuanya dalam keadaan Bahagia dan sehat selalu, hari ini kita akan membahas materi mengenai pancasila sebagai ideologi terbuka di tengah kehidupan global.
Apakah benar Pancasila
merupakan cita - cita yang hidup di dalam masyarakat bangsa Indonesia dan
dibutuhkan rakyat Indonesia ?
Ideologi dapat menjadi
instrumen pemersatu dan pembimbing bagi bangsa dan negara. Agar terhindar dari
kekacauan ataupun konflik dalam berbangsa dan bernegara maka peran idelogi
sangat penting sebagai alat pemersatu dari berbagai macam pemikiran dan paradigma
suatu negara untuk mencapai tujuan negaranya. Negara Kesatuan Republik
Indonesia menganut Ideologi Pancasila yang bisa diartikan paham idelogi
terbuka, mengapa demikian ? Karena, ideologi Pancasila relevan diterapkan di
Indonesia yang di dalamnya memuat nilai – nilai dasar yang terkandung dan hidup
di tengah – tengah masyarakat.
1. Pancasila Sebagai
Ideologi
Pancasila secara
hakikatnya tidak dibentuk atas pemikiran individu atau kelompok tertentu saja,
melainkan didasarkan dengan hasil dari nilai – nilai religius/keagamaan,
kebudayaan, dan adat istiadat asli bangsa Indonesia dari zaman dahulu kala.
Dalam arti lainnya, Pancasila sebagai ideologi bangsa yang membentuk unsur materiil
yakni 5 Sila di dalamnya, didasarkan pada keragaman yang ada pada masyarakat
Indonesia. Pancasila sebagai ideologi juga dijabarkan ke dalam beberapa bagian
diantaranya sebagai berikut :
a. Pancasila Sebagai
Ajaran
Pancasila mempunyai
makna bahwa setiap perbuatan individu maupun kelompok dalam berbangsa dan
bernegara harus didasarkan pada nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi tolak ukur atau parameter
penilaian dalam menentukan penilaian terhadap perilaku, sikap atau tindakan
individu atau kelompok.
b. Pancasila Sebagai
Sistem Nilai
Pancasila mempunyai
makna bahwa Pancasila bersifat universal, sehingga dalam nilai dasar terkandung
tujuan, cita – cita dan nilai – nilai yang baik dan benar. Artinya, Pancasila
mengandung nilai – nilai positif yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari –
hari dan melekat dengan bangsa Indonesia.
c. Pancasila Sebagai
Cita – Cita & Tujuan
Pancasila mempunyai
makna sebagai cita – cita dan tujuan hidup bangsa Indonesia yang tertuang dalam
UUD NRI Tahun 1945, yang dijelaskan bahwa suatu negara Indonesia yang Merdeka,
Bersatu, berdaulat, adil dan Makmur. Pada hakikatnya, cita – cita dan tujuan
dari Pancasila termuat dalam 5 isi di dalam Pancasila.
d. Pancasila Sebagai
Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila mempunyai
makna bahwa nilai – nilai yang terkandung di dalam sila Pancasila erat
kaitannya dalam kehidupan Masyarakat Indonesia dan dijadikan pedoman atau norma
dalam bersikap serta bertindak.
2. Pancasila Sebagai
Ideologi Terbuka
Di dunia berskala
Internasional, kita memahami diantaranya 2 ideologi besar, yaitu
Liberalis-Kapitalis & Sosialis-Komunis. Secara umum, ideologi terbuka
adalah paham ideologi yang mampu untuk berinteraksi dan dapat menjadi satu
kesatuan dengan perubahan zaman yang sedang terjadi dan perubahan tersebut
memberikan peluang dinamika tertentu untuk dapat mengembangkan pemikiran baru
yang relevan.
Sejak awal kemerdekaan
bangsa Indonesia telah menetapkan Pancasila sebagai ideologi terbuka. Hal ini
dimaksudkan agar Pancasila menjadi sebuah ideologi yang bersifat dinamis,
aktual, antisipatif dan bisa menempatkan masyarakat Indonesia sebagai subjek. Misalnya,
negara – negara yang mengecam penindasan yang dilakukan oleh Israel terhadap
Palestina, pengecaman tersebut didasarkan atas pelanggaran terhadap nilai –
nilai kemanusiaan yang mempunyai sifat universal dan objektif.
Contoh Soal &
Pembahasan :
Soal :
Pandangan atau nilai –
nilai luhur budaya dan religius yang digunakan bangsa Indonesia. Pernyataan
tersebut merupakan pengertian dari ?
A. Ideologi Pancasila
B. Pandangan Hidup
C. Sistem Nilai
D. Ilmu Pengetahuan
E. Doktrin
Pembahasan :
Pandangan atau nilai –
nilai luhur budaya dan religius yang digunakan bangsa Indonesia adalah
definisi/pengertian dari ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila merupakan
Kumpulan dari nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berfikir
untuk mencapai tujuan dengan berdasarkan pada 5 sila dalam Pancasila. Maka,
jawaban yang benar dari pertanyaan di atas adalah A. Ideologi Pancasila.
Latihan Soal :
Kerjakan Soal Berikut
Dengan Benar!
1. Perhatikan pernyataan
berikut ini!
a. Stabilitas nasional
yang dinamis.
b. Larangan untuk
memasukan pemikiran – pemikiran yang mengandung nilai – nilai ideologi marxisme
dan komunisme.
c. Mencegah berkembangnya
paham liberal.
d. Larangan terhadap
pandangan ekstrem yang mengelisahkan.
e. Penerapan nilai –
nilai kebebasan tanpa batas.
Keterbukaan ideologi
Pancasila harus memperhatikan hal – hal seperti ditunjukkan oleh nomor ?
A. (a), (b), (c), dan (d)
B. (a), (b), (c), dan (e)
C. (a), (c), (d), dan (e)
D. (a), (b), (c), dan (d)
E. (b), (c), (d), dan (e)
KESIMPULAN :
Pancasila sebagai suatu paham ideologi memilikki makna
bahwa pancasila merupakan ajaran, nilai – nilai, tujuan – tujuan pokok dan
pandangan hidup yang harus diyakini akan kebenarannya dan dijadikan sebagai
pedoman atau petunjuk dalam menjalankan roda kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dijabarkan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara tersebut
dikarenakan Pancasila secara hakikat tidak dibangun atas konstruksi berfikir
individua tau kelompok tertentu saja melainkan melalui gagasan – gagasan dari nilai
– nilai religius/keagamaan, kebudayaan, dan adat istiadat bangsa Indonesia yang
terbentuk di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi Pancasila mampu
untuk terus menyesuaikan perkembangan zaman dengan memberikan semangat dan
orientasi yang positif bagi kehidupan bangsa dan negara dalam upaya mengatasi
berbagai persoalan, seperti ketidakpahaman akan sesuatu, kemiskinan serta penindasan
Hak seseorang.
Demikian materi kita hari
ini tentang Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Di Tengah Kehidupan Global,
terimakasih anak – anak Ibu Kelas XI, semoga dapat memahami materi dengan
baik, sampai jumpa di pertemuan selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar