Pertemuan Ke 3 Pendidikan Pancasila (PKN)/Kelas XI

IDENTITAS :

1. Nama Guru : Amelia Agestin, S.Pd.,

2. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila (Pkn)

3. Kelas : XI.1/7/8/Ganjil

4. Pertemuan : 3

MATERI : Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Di Tengah Kehidupan Global (Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara)

CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI DASAR :

Peserta didik mampu menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka; serta peluang dan tantangan penerapan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global; peserta didik mampu menerapkan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan sehari - hari.

TUJUAN PEMBELAJARAN :

- Mendeskripsikan rumusan dan keterkaitan  sila - sila dalam Pancasila.

- Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai  ideologi negara.

- Menganalisis peluang dan tantangan  penerapan nilai - nilai Pancasila dalam kehidupan global.

- Membiasakan perilaku yang sesuai dengan  nilai - nilai Pancasila sebagai identitas nasional dalam kehidupan sehari - hari.

METODE PEMBELAJARAN :

- Ceramah

- Diskusi/Presentasi Kelompok

- Pembelajaran Berbasis Cerita/Kisah/Contoh Peristiwa

PENGEMBANGAN MATERI :

Assalamualaikum Wr.Wb.

Bagaimana kabarnya hari ini anak – anak Ibu Kelas XI.4, semoga semuanya dalam keadaan Bahagia dan sehat selalu, hari ini kita akan membahas materi mengenai pancasila sebagai ideologi terbuka di tengah kehidupan global (sejarah pancasila sebagai dasar negara).



Sejarah lahirnya Pancasila berawal dari kekalahan Koloni Jepang pada Perang Pasifik di tahun 1945. Menyadari kekalahan, pada saat itu Koloni Jepang berusaha menarik simpati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan dan membentuk sebuah lembaga untuk mempersiapkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Pada Tanggal 29 April 1945, “Dokuritsu Junbi Cosakai” atau Badan Penyelidik Usaha - Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau dikenal dengan sebutan (BPUPKI) resmi dibentuk. Dalam sejarahnya, BPUPKI menjalankan sidang pertamanya secara resmi pada tanggal 29 Mei - 01 Juni 1945. Dalam sidang BPUPKI, sejumlah tokoh menyampaikan pidatonya terkait perumusan dasar negara. Selanjutnya, pada tanggal 01 Juni 1945, Ir. Soekarno memperkenalkan 5 Sila, yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, & Ketuhanan Yang Maha Esa. Momen ini menjadi momen pertama kalinya Pancasila diperkenalkan ke depan publik.

BPUPKI kemudian membentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan lebih rinci dan mendalam terkait dengan rumusan Pancasila sebagai dasar negara. Tokoh tokoh Panitia Sembilan itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr. A. A. Maramis, Mr. Muhammad Yamin, Achmad Soebardjo,  Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, H. Agus Salim, & K.H Abdul Wahid Hasyim. Hasil pembahasan Panitia Sembilan tertuang di dalam Piagam Jakarta 22 Juni 1945 yang pembahasannya berisikan sebagai berikut yaitu :

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk – pemeluknya.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan.

Namun pada saat itu masih terjadi perdebatan, J Latuharhary menyampaikan keberatan terutama kewajiban melakukan syariat bagi pemeluk - pemeluknya. Setelah melalui berbagai perdebatan pada rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau dikenal dengan sebutan (PPKI), pada tanggal 18 Agustus 1945 Moh. Hatta membacakan rumusan akhir pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Salah satunya perubahan kalimat pada dasar negara menjadi hanya “Negara berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa”. Perubahan ini dianggap sebagai rumusan akhir dasar negara yang dikenal dengan nama Pancasila. Pancasila dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia dalam sidang BPUPKI pada tanggal 01 Juni 1945.

Contoh Soal & Pembahasan :

Soal :

Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) didirikan pada tanggal ?

A. 01 Mei 1945

B. 29 April 1945

C. 01 Juli 1945

D. 01 Juni 1945

E. 01 April 1945

Pembahasan :

Pada waktu itu Koloni Jepang berusaha menarik simpati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan dan membentuk sebuah lembaga untuk mempersiapkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, yaitu Badan Penyelidik Usaha – Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) didirikan pada tanggal 29 April 1945, Maka, jawaban yang benar dari pertanyaan di atas adalah B. 29 April 1945.

Latihan Soal :

1. Pancasila sesuai dengan kodrat manusia karena mampu menjaga keserasian hubungan diantaranya yaitu ?

A. Manusia dengan Tuhan, dengan sesama, dan alam semesta

B. Manusia yang satu dengan lainnya serta Tuhan YME

C. Bangsa yang satu dengan bangsa lainnya

D. Pemerintah dengan tokoh Masyarakat dan rakyat

E. Masyarakat dengan negara indonesia

KESIMPULAN :

Sejarah terciptanya Pancasila adalah agar Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa hidup dan berkembang dengan mempunyai asas kehidupan berbangsa dan bernegara yang bersifat formil. Dalam perumusan Pancasila memuat ketentuan yang bersifat universal yang mencakup sgala aspek komponen setiap individu dalam menjalankan kehidupannya, mulai dari asas Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kemusyawaratan & Keadilan yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam lingkup positif. Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan pijakan utama bagi penyusunan konstitusi dan sistem pemerintahan Indonesia. Pancasila memilikki 5 Sila atau prinsip dasar yang menyatakan nilai – nilai yang bersifat fundamental (penjabaran dari nilai dasar yang bersifat khusus terhadap suatu materi) yang harus dipegang teguh oleh seluruh warga negara Indonesia. Sejarah Pancasila sebagai dasar negara, menempatkan Pancasila dalam kedudukan yang tinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana sebagai dasar negara Pancasila dibentuk dengan memilikki kedudukan yang Istimewa dalam sistem hukum dan tatanan pemerintahan Indonesia. Pancasila menjadi landasan utama bagi penyusunan konstitusi Indonesia, diantaranya Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. UUD NRI Tahun 1945 memberikan pemahaman bahwa komitmen pemerintah dan seluruh warga negara untuk hidup berdasarkan nilai – nilai dalam Pancasila.

Demikian materi kita hari ini tentang Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Di Tengah Kehidupan Global (Sejarah Pancasila Sebagai Dasar Negara), terimakasih anak – anak Ibu Kelas XI.4, semoga dapat memahami materi dengan baik, sampai jumpa di pertemuan selanjutnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan II Kelas XII.A2//A1//A4 (Bab I : Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)

Pertemuan II Kelas XII.A3 (Bab I "Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)

Pertemuan II Kelas XII.A6 (Bab I : Ber-Pancasila Dalam Keseharian Di Masyarakat)